Dapat Pendampingan Puskesmas Kotagede, Pasien ODGJ Sukses Usaha Telur Asin

Dengan rata-rata 60 butir per harinya, penghasilan Wasijan dan Esti Kriswiant perbulannya mencapai Rp5,9 Juta. Wasijan dan Esti Kriswianti berharap, usaha telur asin yang sedang dirintisnya dapat berjalan dengan lancar dan semakin banyak pesanan datang.

“Kami punya impian untuk maju dan dapat memperbesar produksi telur asin, tidak hanya 60 butir setiap harinya tetapi lebih dari itu dan dimudahkan rezekinya,” katanya.

Sementara itu, Perawat Penyelia Puskesmas Kotagede I, Arif Sulistiyanto ikut senang dan bangga melihat usaha yang dilakukan Wasijan dan Esti Kriswianti. Ia berharap, kegiatan yang dilakukan Puskesmas Kotagede I dapat membantu pasien ODGJ dalam menata hati dan pikiran mereka dengan berkegiatan bersama keluarga.

“Kita akan berusaha melakukan pelatihan ini untuk mengurangi kekambuhan dari pasien itu sendiri. Dengan berkegiatan dapat menumbuhkan pemberdayaan yang bermanfaat. Sehingga tidak membebani keluarga mereka,” ungkapnya.

Selain memberikan pelatihan, Puskesmas Kotagede I juga memberikan perhatian kepada pasien ODGJ untuk rutin melakukan pengecekan kesehatan door to door. “Kami juga melakukan pelayanan kesehatan ke rumah. Sehingga bisa bertemu pasien dan keluarga,” imbuhnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *