Generasi Muda Disorong Kembangkan Pertanian Modern

“Di sini ada 16 greenhouse yang menjadi pusat budidaya untuk melon premium, dengan pemasaran ke pasar -pasar modern, sehingga mampu meningkatkan perekonomian kelompok tani,” jelasnya.

Menanam melon dengan konsep smart farming greenhouse, terang Hendi, dinilai lebih produktif, hasil panen lebih banyak, dan harga jual lebih tinggi. Menurutnya, dengan lahan seluas 300 meter persegi bisa untuk 1.000 tanaman dengan hasil panen sekitar 1-2 ton. Sedangkan dengan sistem konvensional hanya 600 tanaman dengan hasil panen sekitar 1 ton.

“Kami bertani modern sejak 2021. Dan sekarang hampir sebagian besar pemuda-pemuda yang ada di desa, banyak yang membuka usaha di bidang pertanian. Karena pasar dan harganya sudah jelas, sehingga minat anak-anak muda bertani semakin tinggi,” tandas Hendi. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *