Warga Rejosari, Sunarti, mengaku senang dengan dibangunnya jembatan tersebut. Sebab, aksesnya menjadi lebih mudah.
“Dulu jembatannya gantung goyang-goyang. Jalannya becek, ya mau gimana lagi wong jalan satu satunya, kalau mau memutar ya jauh. Sekarang Alhamdulillahsudah dibangun, senang sekali,” paparnya.
Pedagang gorengan di dekat jembatan Muchlisun mengaku senang. Setelah jembatan diperbaiki, omzet dagangannya meningkat.
“Dulu waktu belum ada jembatan, paling yang beli warga sini, dapatnya Rp100 ribu. Sekarang yang beli dari mana-mana, sehari bisa dapat Rp300 ribu. Alhamdulillah ekonominya meningkat,” ungkapnya.
Warga Bandongan yang bekerja sebagai sopir truk Nurdianto, mengaku jembatan tersebut dapat memangkas waktu tempuh.
