Menara Masjid Agung Al Mabrur Ungaran Roboh Diterjang Angin Kencang

“Kami sangat memahami posisi Pemkab. Namun, sejak kami diberi amanah sebagai takmir pada 2023, belum ada alokasi APBD khusus untuk pemeliharaan atau rehabilitasi bangunan masjid,” ungkap Samsul

“Yang sudah ada adalah pemberian honor untuk marbot sejak 2024, yang langsung diterimakan melalui rekening masing-masing,” sambungnya.

Selain itu, Pemkab Semarang pada 2024 juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan menara setinggi 33 meter di depan masjid, yang berada di Alun-Alun dan merupakan aset Pemda.

Namun, hingga kini belum ada alokasi untuk perbaikan bangunan utama masjid, yang beberapa bagiannya mengalami kebocoran cukup parah.

Samsul menambahkan bahwa kebocoran di beberapa titik atap masjid semakin mengganggu kenyamanan jamaah.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *