Lilik mengatakan, jalur jalan ini diperbaiki Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dengan anggaran sebesar Rp5,9 miliar. “Wisatawan tidak lagi was-was menuju ke Nepal Van Java,” ujarnya.
Namun demikian, Lilik tetap berpesan agar wisatawan tetap berhati-hati terutama saat turun dari objek. Peringatan ini lebih ditujukan kepada wisatawan yang menggunakan moda trasportasi motor matic. Karena tingkat kecuraman jalur jalan menuju Nepal Van Java mencapai 35 derajat tepatnya di titik tanjakan turunan Simangu.
Lilik yang juga Kadus Butuh Desa Temanggung ini menyampaikan tips agar rem tidak blong. Setelah wisatawan keluar dari Kawasan Nepal Van Java, maka gunakan teknik pengereman kanan kiri secara bergantian.
“Teknik ini digunakan agar mesin tidak cepat panas sampai titik dataran panjang di bawah,” jelasnya.
Di sisi lain, Lilik merasa bersyukur karena kunjungan wisatawan di Nepal Van Java selama libur cuti bersama saat Isra Mi’raj dan tahun baru Imlek awal pekan ini, cukup membludak.
