Bantuan alat mesin pertanian ini juga diharapkan dapat mengatasi permasalahan kurangnya tenaga kerja saat panen raya. Dengan penggunaan teknologi yang tepat, efisiensi biaya produksi dapat terwujud meskipun petani memiliki keterbatasan modal.
Bupati meminta peran aktif camat dan kepala desa untuk mengawasi penggunaan bantuan agar tidak disalahgunakan atau dikuasai perorangan. “Bantuan ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya secara menyeluruh oleh semua anggota kelompok,” tegasnya.
Kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Etik berharap dapat membantu kelompok tani mengelola pemanfaatan alat dengan baik agar dapat digunakan secara berkelanjutan.
Bupati Sukoharjo juga mengajak petani penerima bantuan untuk terus berinovasi dan mengembangkan teknik pertanian yang lebih baik agar hasil pertanian semakin meningkat dan dapat bersaing di pasar. (*)
