Sabar dengan Gaji Kecil Sebagai Guru Madrasah, Amin Supari Diganjar Umrah Tahun 2025

Tapi status menantu Kyai tak membuat hidupnya langsung lapang. Ia tetap menjadi buruh pabrik dan mengajar santri di pondok.

Di sela waktu, ia memulai kuliah di Universitas Darul Ulum Islamic Studies (Undaris), jurusan Tarbiyah. Lima tahun ia jalani rutinitas bekerja, mengajar dan kuliah. Semua dijalani tanpa keluh. “Saya ingin hidup saya berubah, dan saya tahu jalannya lewat ilmu,” ujar Amin.

Setelah meraih gelar sarjana, ia memilih mundur dari pekerjaan pabrik dan mulai mengabdi sebagai guru honorer di MTs Ath Thosari, Kalirejo. Gajinya? Hanya Rp250 ribu per bulan. Tapi Amin yakin, rezeki Allah tak selalu berupa angka besar.

Pengabdiannya di madrasah pun tak setengah hati. Ia terus mengajar, mendidik, dan menghidupkan budaya religius di MTs Ath Thosari.

Pada tahun 2017, Amin Supari dipercaya menjadi Kepala Madrasah, dan kembali terpilih untuk periode kedua pada 2021–2025.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *