Kini, Amin Supari tetap aktif di lingkungan pondok Al Hikmah dan kegiatan istighosah MWC NU Ungaran Timur.
Meski tak lagi menjabat kepala madrasah, ia tetap berdakwah, mengajar, dan menanamkan nilai-nilai pendidikan agama. Baginya, hidup bukan soal posisi, melainkan soal kebermanfaatan.
“Saya hanya menjalani hidup dengan pasrah dan ikhtiar. Rezeki, kemuliaan, itu datang sendiri kalau kita mau sabar dan istiqomah,” pungkasnya.(sm).
