Ia menceritakan, peluncuran Z-Hub, yang dilakukan setelah Wisuda Lansia di Pendopo Pengabdian, menegaskan visi Kota Magelang sebagai Kota yang ramah bagi semua usia. “Semua dilibatkan, semua dihargai, dan semua diberi ruang untuk tumbuh serta berkontribusi,” imbuhnya.
Damar mengajak seluruh pelajar, mahasiswa, serta organisasi dan komunitas kepemudaan-termasuk OSIS, Pramuka, KNPI, BEM, dan Duta Wisata untuk memanfaatkan Z-Hub. “Jadikan Z-Hub sebagai tempat untuk belajar, membangun gagasan, berkarya, dan memperluas jejaring,” harapnya.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kota Magelang Imam Baehaqi memaparkan, launching Z-Hub ini bukan sekedar peresmian sebuah fisik atau nama, melainkan perwujudan dari visi dan komitmen Wali Kota Magelang dalam memberikan wadah kreativitas bagi generasi muda di Kota Magelang. Oleh karena itu, pengembangan potensi generasi muda melalui Z-Hub membutuhkan dukungan lintas sektoral.
Pihaknya mendorong perangkat daerah untuk mendukung pelayanan kepemudaan, pengembangan karakter, keterampilan kewirausahaan, hingga partisipasi dalam penyelenggaraan pemerintah. “Saat ini OPD-OPD telah melaksanakan program di masing-masing kegiatan yang mendukung program Z-Hub,” ucapnya. (rls)
