Waspadai Cuaca Ekstrem, Relawan Kampung Tangguh Bencana Siapkan Jalur Evakuasi dan Titik Kumpul

YOGYAKARTA, Cakram.net – Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang meningkat seiring datangnya musim penghujan. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta, saat ini tengah menyusun Keputusan Wali Kota (Kepwal) tentang Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, yang telah memasuki proses pembahasan di Bagian Hukum Setda Kota Yogyakarta.

Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Yogyakarta, Darmanto, menjelaskan bahwa penetapan status siaga darurat ini menjadi langkah penting Pemerintah Kota dalam meningkatkan kewaspadaan serta mempercepat respon penanganan di lapangan. “Dengan penetapan status siaga darurat, penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, dan terkoordinasi, sehingga dampak terhadap masyarakat dan infrastruktur kota dapat diminimalkan,” ungkapnya, dilansir dari warta.jogjakota.go.id, Selasa 4 November 2025.

Sebelumnya, BPBD Kota Yogyakarta telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.4/1155 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Cuaca Ekstrem pada September 2025. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh perangkat daerah dan relawan Kampung Tangguh Bencana (KTB) untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi hujan lebat, angin kencang, dan potensi tanah longsor.

“Dalam SE tersebut kami minta masyarakat menjaga kebersihan saluran air, memangkas pohon rawan tumbang, dan memastikan atap rumah dalam kondisi kuat. Kami juga mendorong relawan KTB untuk menyiapkan jalur evakuasi dan titik kumpul di wilayahnya,” lanjutnya.

Berdasarkan hasil pendataan BPBD, selama Bulan Oktober di Kota Yogya terdapat insiden 20 rumah rusak atau roboh, 22 pohon tumbang, 11 lokasi dahan patah, 4 kendaraan terdampak, serta 10 titik akses jalan terganggu. Selain itu, terdapat 2 baliho roboh, 5 jaringan listrik terputus, dan 2 jaringan telepon terganggu. “Dari kejadian tersebut, dua orang dilaporkan menjadi korban tertimpa papan nama,” ungkapnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *