Hadiri Tingalan Jumenengan, Sekda Jateng Harap Mangkunegara Pertahankan Nilai Budaya dan Wisata

Dalam sambutannya, Gusti Bhre menekankan pentingnya visi Mangkunegaran agar dapat sejalan dengan perkembangan zaman.

Pada kesempatan yang sama, serat kekancingan juga diserahkan kepada sejumlah tokoh masyarakat yang telah berkontribusi dalam pelestarian budaya.

Sebagai informasi, Tingalan Jumenengan merupakan agenda sakral tahunan yang selalu digelar untuk memperingati hari naik takhta penguasa Mangkunegaran. Kata “tingalan” berarti peringatan, sementara “jumenengan” berasal dari kata jumeneng, yang bermakna bertakhta.
Acara tersebut melibatkan sedikitnya 1.000 peserta dari berbagai kalangan, termasuk siswa sekolah dan komunitas warga sekitar, serta dihadiri oleh 800 tamu undangan. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *