Diterpa Cuaca Ekstrem, Petani Gringsing Panen Padi 6,5 Ton per Hektar

“Pembeli dari luar daerah, seperti Demak, untuk sementara cenderung menahan diri karena kondisi cuaca yang masih sering hujan serta harga gabah yang relatif tinggi,” jelasnya.

Ketua Gapoktan Tunggorono Desa Sidorejo Suwartono mengatakan, hasil panen tahun ini masih cukup baik meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem. “Alhamdulillah, walaupun curah hujan cukup tinggi, untuk Sidorejo hasil panennya masih baik. Rata-rata masih bisa mencapai sekitar 6 sampai 6,5 ton per hektar,” tuturnya.

Ia menambahkan, kendala utama yang dihadapi petani pada musim tanam kali ini adalah serangan hama, terutama tikus dan sundep. Namun, ketersediaan pupuk bagi petani disebut masih relatif lancar.

Koordinator BPP Kecamatan Gringsing M Ariesna P menambahkan, bahwa capaian Luas Tambah Tanam (LTT) di wilayah tersebut tetap terpenuhi meski menghadapi berbagai tantangan, seperti curah hujan tinggi dan serangan hama. “Dukungan sarana produksi pertanian serta program pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan turut membantu petani tetap dapat melakukan panen dengan hasil yang cukup baik,” ujar dia. (*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *