Menanggapi maraknya penjual takjil musiman, Dinas Kesehatan melakukan pengambilan sampel makanan secara acak untuk diuji di laboratorium. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau lebih selektif dalam memilih makanan berbuka.
Adapun cara sederhana mengenali takjil yang aman antara lain memperhatikan warna makanan dan menghindari warna yang terlalu mencolok, mencium aroma makanan untuk memastikan tidak basi dan memastikan produk kemasan memiliki nomor PIRT.
Pemkot Yogyakarta juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis di seluruh puskesmas. Khusus lansia, tersedia pemeriksaan massal setiap tiga bulan sekali di tingkat kelurahan dan pemeriksaan rutin di puskesmas.
Pemkot mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum membangun pola hidup sehat. Masyarakat diimbau menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak sayur dan buah, melakukan cek kesehatan berkala, istirahat cukup, serta tetap beraktivitas fisik ringan.
Selain itu, kebutuhan cairan tetap harus diperhatikan dengan target delapan gelas per hari menggunakan pola 2-4-2, yakni dua gelas saat berbuka, empat gelas antara berbuka hingga sebelum tidur, dan dua gelas saat sahur.
