BOYOLALI, Cakram.net — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mulai mematangkan strategi pengamanan menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Fokus utama tahun ini adalah memastikan kelancaran arus mudik dan mengantisipasi titik-titik kerawanan melalui sinergi lintas sektoral.
Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda di Pendapa Gede, Selasa, 10 Maret 2026, Bupati Boyolali Agus Irawan menegaskan, kolaborasi hingga tingkat kecamatan (Forkopimcam) menjadi kunci utama.
“Sinergi ini benar-benar dibutuhkan. Aktivitas warga akan meningkat tajam, maka seluruh potensi kerawanan harus kita antisipasi bersama sejak dini,” ujar Bupati Agus, dikutip dari laman resmi Pemkab Boyolali, Rabu, 11 Maret 2026.
Kabar gembira bagi para perantau asal Boyolali, Pemkab telah menyiapkan sembilan armada bus ditambah satu unit bus bantuan dari DKI Jakarta. Fasilitas ini disiapkan khusus untuk menjemput sekitar 500 pemudik agar bisa pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Tak hanya soal transportasi, Bupati juga menginstruksikan seluruh Kepala OPD untuk siaga di bidang masing-masing. Mulai dari kesiapan fasilitas kesehatan, kelancaran pelayanan administrasi, hingga pengawasan ketat di sektor pariwisata yang diprediksi akan diserbu pengunjung saat libur Lebaran.
