Darsono juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Batang yang dinilai masih terjaga dengan baik. Menurutnya, nilai tersebut merupakan warisan luhur para pendahulu yang harus terus dilestarikan.
“Saya sangat mengagumi dan mengapresiasi masyarakat Batang dalam mengaplikasikan gotong royong sesuai ajaran para pendahulu,” tegasnya.
Ia juga berharap, kegiatan haul ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat. Pemerintah Kabupaten Batang, berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. “Atas nama Pemkab Batang, kami memohon doa agar Kabupaten Batang lebih maju dan masyarakatnya semakin makmur,” harapnya.
Darsono juga menyampaikan, apresiasi kepada panitia dan masyarakat Desa Gringgingsari atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melanjutkan cita-cita dan perjuangan Sunan Kajoran melalui kegiatan positif dan pembangunan.
“Mari kita lanjutkan cita-cita dan perjuangan Sunan Kajoran dengan mengisi kegiatan positif, serta memberdayakan potensi yang ada,” ujar dia.
Menurutnya, Desa Gringgingsari memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi, mulai dari sektor pertanian, pariwisata alam, hingga wisata religi. Kehadiran para peziarah yang datang ke makam Sunan Kajoran diyakini mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
“Dengan banyaknya peziarah yang datang, insyaallah akan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat,” tandasnya. (*)
