BPOM Pastikan Minuman Energi Berizin Edar Aman Dikonsumsi, Masyarakat Diminta Saring Hoaks

​Senada dengan hal tersebut, Gubernur Jateng dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, dr. Zulfachmi Wahab, menyatakan bahwa Jawa Tengah merupakan sentral obat tradisional terbesar di Indonesia dengan lebih dari 800 sarana produksi dari skala UMKM hingga internasional. Pemerintah berkomitmen memperkuat obat bahan alam, khususnya fitofarmaka, agar mampu bersaing di tingkat global dan masuk dalam fasilitas pelayanan kesehatan formal.

​Gubernur berharap Laboratorium Farmakologi Sido Muncul ini menjadi jembatan vital riset saintifik agar produk jamu empiris Jateng bisa naik kelas menjadi Obat Herbal Terstandar (OHT) hingga fitofarmaka yang diresepkan dokter. Fasilitas ini diminta tidak menjadi menara gading, melainkan membuka kolaborasi melalui sinergi triple helix antara akademisi, industri, dan pemerintah guna mencapai kemandirian bahan baku obat nasional dan mengurangi impor farmasi.

Irwan menambahkan, salah satu hasil riset terbaru yang sukses diuji di laboratorium ini adalah produk SM-Diabe (untuk pre-diabetes). Berdasarkan uji coba pada hewan tikus, subjek yang mengonsumsi produk tersebut bersamaan dengan gula menunjukkan grafik kenaikan kadar gula darah yang jauh lebih rendah dan stabil dibanding yang tidak mengonsumsinya. (rbd)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *