Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Sertifikasi dan Pemberdayaan Penyuluh Antikorupsi (Paksi) dan Ahli Pembangun Integritas (API) KPK, Sugiharto, mengajak seluruh peserta untuk konsisten menjaga integritas. Hal tersebut dinilai penting demi mewujudkan Jawa Tengah yang sejahtera, maju, berkelanjutan, dan bebas dari korupsi.
Apresiasi juga datang dari Pengurus Kompak API Bidang Pendidikan dan Kampanye, Agus Andriyanto. Ia menilai Pemprov Jateng memiliki komitmen nyata dalam mendukung jejaring antikorupsi, salah satunya melalui penyediaan payung hukum yang memadai.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa budaya antikorupsi membutuhkan pembentukan perilaku, tidak sebatas aturan tertulis atau pakta integritas semata.
“Upaya pencegahan, seperti penguatan integritas dan pemahaman gratifikasi, terus kita lakukan. Budaya antikorupsi itu berorientasi pada pencegahan,” kata Luthfi.
Ia menuturkan, aparatur pemerintah harus memiliki integritas yang kuat agar terhindar dari segala bentuk penyimpangan dalam menjalankan tugas dan melayani masyarakat.
