Kejar Target 50 Persen, Pemkab Purbalingga Genjot Pendaftaran Perlinsos Digital Langsung ke Desa

PURBALINGGA, Cakram.net — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga, Jawa Tengah, mempercepat pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Langkah ini diambil untuk memperluas pendataan masyarakat yang berpotensi menerima bantuan sosial (bansos) sekaligus meminimalisir risiko keluarga rentan terlewat dari pendataan.

Percepatan tersebut direalisasikan melalui layanan terpadu di tingkat desa dan kelurahan, khususnya di wilayah dengan capaian pendaftaran yang masih rendah. Dalam layanan jemput bola ini, masyarakat dibantu oleh perangkat desa dan agen Perlinsos, termasuk fasilitas aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil).

Staf Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsospermasdesp3a Kabupaten Purbalingga, Danang Prastiawan, mengungkapkan bahwa tim terpadu kabupaten aktif mengunjungi 18 kecamatan dengan rata-rata tiga desa yang disasar setiap harinya.

“Tujuan Perlinsos ini untuk digitalisasi bansos. Masyarakat yang layak menerima bantuan, baik penerima saat ini maupun calon penerima, harus diusulkan melalui Perlinsos agar masuk dalam pendataan penyaluran tahun depan,” ujar Danang saat meninjau pelayanan terpadu di Balai Desa Pengadegan.

Hingga saat ini, tercatat sekitar 64.000 keluarga atau 17 persen dari total penduduk Purbalingga telah terdaftar dalam sistem Perlinsos. Pemkab Purbalingga menargetkan sekitar 184.000 keluarga—atau setara 50 persen dari jumlah penduduk—sudah terdaftar sebelum batas akhir Desember 2026.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *