UNGARAN, Cakram.net – Pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019, Kabupaten Semarang mendapatkan alokasi 495 formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Formasi itu meliputi tenaga pendidikan, tenaga kesehatan dan tenaga fungsional lainnya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Semarang, Partono mengatakan pihaknya sudah menerima penetapan formasi CPNS tahun 2019 dari Kemenpan RB. Penetapan formasi CPNS tahun ini lebih banyak dibandingkan penerimaan CPNS tahun sebelumnya.
“Tahun lalu kita dapat 364 formasi. Tahun ini naik menjadi 495 formasi. Formasi yang bertambah adalah tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan,’’ ungkap Partono, Jumat (1/11/2019).
Partono menyebutkan, formasi paling banyak adalah tenaga pendidikan, jumlahnya hampir 200-an formasi. Disusul formasi tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya. ‘’Formasi tenaga kesehatan ada dokter, bidan, perawat dan tenaga teknis bidang kesehatan lainnya. Tahun ini kita tidak dapat formasi tenaga fungsional umum, karena memang khusus fungsional teknis, baik tenaga pendidikan maupun tenaga kesehatan,” jelasnya.
Menurut Partono, pendaftaran CPNS tahun ini menggunakan sistem online. Pendaftaran secara online dibuka mulai tanggal 11 November 2019 melalui portal sscasn.bkn.go.id. “Prosesnya sama seperti tahun kemarin, pendaftaran tidak manual tetapi online,’’ ujarnya.
Kata Partono , seleksi administrasi persyaratan yang diunggah para pelamar dijadwalkan Desember 2019. Berkas persyaratan akan diteliti oleh tim verifikasi, untuk menentukan pelamar memenuhi syarat atau tidak juga secara online.
“Nanti kita cocokkan. Misalnya ada ketidaksamaan antara persyaratan yang diupload dengan aslinya akan ketahuan pada saat verifikasi. Jadi tidak mungkin bisa ngapusi,’’ tandasnya.
Partono menjelaskan, bagi pelamar yang memenuhi syarat akan melanjutkan tahap berikutnya, yakni seleksi akademis mengunakan sistem <I>Computer Assisted Test<P> (CAT). Tes akademis meliputi tes kompetensi dasar dan tes kompetensi bidang. Pelaksanaan tes CAT diperkirakan antara Februari, Maret atau April tahun 2020.
“Lokasi pelaksanaan CAT belum ditentukan. Karena akan diserahkan ke daerah, apakah mau berdiri sendiri atau gabung dengan daerah tetangga belum diputuskan. Yang psti pelaksaan tes tahun 2020, sedangkan pendaftaran dan verifikasi persyaratan tahun 2019,” kata Partono.
Partono mengingatkan masyarakat untuk tidak percaya adanya oknum yang mengaku dapat meloloskan dalam proses penerimaan CPNS. Sehingga para pelamar harus berhat-hati terhadap kemungkinan adanya penipuan.
‘’Misalnya ada orang mengaku mampu memasukkan CPNS, itu tidak benar. Karena semuanya sudah online dengan BKN, dan hasilnya saat itu juga langsung bisa dilihat,’’ tandasnya. (dhi)
