Dinyatakan Aman, Air Terjun Kedung Kayang Dibuka Kembali

Berbagi berita ...

MAGELANG, Cakram.net – Sudah dinyatakan aman, Daya Tarik Wisata (DTW) Air Terjun Kedung Kayang di Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang, dibuka kembali mulai hari ini, Rabu (10/3/2021). Air Terjun Kedung Kayang yang berada di lereng Gunung Merapi ditutup sejak 9 November 2020, terkait peningkatan status Merapi menjadi Siaga.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Slamet Husein dihubungi Rabu (10/3/2021) membenarkan, DTW Kedung Kayang di Kecamatan Sawangan diperbolehkan buka kembali.

“Ya kami sudah mengizinkan Air Terjun Kedung Kayang dibuka kembali karena sudah aman,” kata Husein, dilansir dari laman Pemkab Magelang.

Izin itu diberikan setelah pihaknya menerima surat dari pengelola DTW Air Terjun Kedung Kayang perihal pembukaan kembali Jurang Jero dan mendasarkan pada surat BPPTKG Nomor 147/45/BGV. KG/2021 tanggal 5 Maret 2021, perihal rekomendasi teknis pembukaan kembali DTW Air Terjun Kedung Kayang.

Ia menyebutkan, air terjun Kedung Kayang masih aman dikunjungi sehingga dibuka kembali dengan tetap memperhatikan rekomendasi dari BPPTKG. Yakni, jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, maka Kepala Balai TNGM agar segera menutup kunjungan secara mandiri untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Selama operasional tetap harus siap siaga dan waspada serta melakukan langkah antisipasi dan melakukan mitigasi bencana akibat letusan gunung Merapi, yang bisa terjadi setiap saat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan guna pencegahan penularan Covid-19.

Selain itu selalu mengupdate informasi resmi tentang peningkatan status aktivitas Gunung Merapi, yang dapat diakses melalui pos pengamatan gunung Merapi terdekat.

“Kita juga meminta pengelola untuk mengoptimalkan peran aparat dan masyarakat dan selalu koordinasi dengan BPBD,” kata Husein.

Ketua Kelompok DTW Air Terjun Kedung Kayang, Taufik Hidayat berjanji pihaknya tetap akan mematuhi aturan pemerintah terkait dengan masih diberlakukannya PPKM Mikro. Setiap hari Jumat ditutup untuk dilakukan penyemprotan disinfektan.

Sedangkan  jam kunjungan mulai Senin-Kamis dari pukul 07.00 hingga 15.30 WIB. Untuk weekend Sabtu dan Minggu mulai 07.00 sampai 16.00 WIB. Tiket tanda masuk Rp4.500 sudah termasuk asuransi. Taufik menargetkan, jumlah kunjungan wisata per harinya bisa mencapai 100 orang.

Air terjun Kedung Kayang, merupakan objek wisata alami yang menawarkan panorama keindahan alam dengan latar belakang gunung Merapi dan Merbabu. Udaranya juga masih sejuk dan segar. Berada di dekat jalur Selo-Boyolali dan sangat mudah dijangkau, baik kendaraan roda dua dan empat. (Cakram)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *