Tak Lagi Kaku, Musik Keroncong Mulai Masuk Sekolah dan Jadi Ekstrakurikuler di Magelang

MAGELANG, Cakram.net – Upaya menghidupkan kembali musik keroncong di kalangan generasi muda terus dilakukan. Tidak lagi sekadar pelatihan, kini regenerasi keroncong mulai diarahkan ke panggung kolaboratif lintas generasi melalui konsep residensi dan pertunjukan bersama.

Inisiatif itu terlihat dalam pagelaran keroncong bertajuk “Srawung Rembulan” yang digelar Yayasan Atma Nusvantara Jati (Atsanti Foundation). Kegiatan ini menjadi kelanjutan dari program Atsanti Music Camp 2024 bertema “Konco Keroncong”, yang sebelumnya fokus pada pengenalan dasar musik keroncong kepada pelajar.

Ketua Atsanti Foundation, MF Nilo Wardhani menjelaskan, perubahan pendekatan ini berangkat dari hasil nyata program sebelumnya. Saat itu, peserta yang sebagian besar bukan berlatar belakang keroncong justru menunjukkan respons positif hingga mendorong lahirnya ekstrakurikuler keroncong di sejumlah sekolah.

“Dari situ kami melihat ada dampak. Sekolah yang sebelumnya tidak punya ekskul keroncong akhirnya membuka, bahkan anak-anaknya sudah bisa tampil di beberapa tempat,” ujarnya, dilansir dari beritamagelang.id, Jumat 29 Mei 2026.

Berangkat dari perkembangan tersebut, kegiatan tahun ini tidak lagi menyasar pemula, melainkan sekolah-sekolah yang sudah memiliki basis keroncong. Mereka kemudian dipertemukan dengan musisi profesional dalam satu panggung kolaborasi.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *