Pelaku Usaha Harus Pahami Perkembangan Teknologi

Berbagi berita ...

MAGELANG, Cakram.net Р Sebanyak 100 pengusaha UMKM dan pelaku wisata mengikuti pelatihan Digital Enterpreneur Academy (DEA) yang diselenggarakan Balai Pengembangan SDM dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Yogyakarta di Grand Artos Hotel, 6-7 April 2021.

Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Magelang, Basirul Hakim berharap para peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa mendapat manfaat yang besar, pengalaman, ilmu dan informasi untuk mengembangkan usahanya.

“Di sinilah bukti pemerintah hadir di tengah kondisi pandemi covid-19,” ujar Basirul saat membuka Pelatihan DEA mewakili Bupati Magelang, dilansir dari laman Pemkab Magelang, Selasa (6/4/2021).

Pandemi covid-19 ini, lanjut Basirul, betul-betul dirasakan seluruh masyarakat termasuk pelaku usaha UMKM, untuk itu mereka dituntut untuk kreatif, inovatif, dan berusaha mencari bentuk usaha yang bisa eksis.

“Pelatihan ini akan sangat bermanfaat karena merupakan pelatihan digital khususnya anak muda. Bukan itu saja, saat ini perkembangan IT (teknologi informasi) juga penting untuk seluruh masyarakat. Semua orang diharapkan bisa memanfaatkan informasi digital,” pesannya.

Dunia bisnis pun sekarang tidak lepas dari dunia digital, bahkan hal sederhana seperti pesan makanan pun bisa dilakukan online.

“Belum lagi kegiatan-kegiatan besar yang menggunakan media online, dunia menjadi tanpa batas,” imbuhnya.

Para pelaku usaha tentunya akan menawarkan produknya tidak hanya di lingkungan dekat saja tapi juga kapasitas kabupaten/kota, provinsi, bahkan internasional.

“Itulah mengapa perkembangan teknologi digital harus dipahami para pelaku ekonomi, bisnis dan UMKM. Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan BPSDMP Yogyakarta atas pelatihan yang diberikan untuk warga Kabupaten Magelang dan sekitarnya,” kata dia.

Kepala BPSDMP Kominfo Yogyakarta, Zulkurnaeni mengungkapkan pelatihan ini bertujuan upskilling atau reskilling bagi pelaku usaha atau yang merintis karir usaha. Selain itu turut membantu meminimalisir pengangguran terbuka.

“Serta menyiapkan pengusaha tangguh yang memanfaatkan platform digital,” ujarnya.

Pelatihan ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Sebelumnya para panitia telah diuji swab PCR di RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang dengan hasil semua negatif covid-19.

Para peserta akan mengikuti pelatihan digital marketing 13 jam pelajaran selama dua hari menghadirkan Tim Pelatih Kementerian Kominfo. (Cakram)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *