“Fasilitasi pemberdayaan dalam Sekolah Kopi diantaranya fasilitasi pelatihan edukasi kopi, potensi dan pengolahannya, pelatihan barista, mitigasi bencana dan penanggulangan bencana, fasilitasi pengemasan, pemasaran digital e-commerce, penerbitan PIRT, peningkatan kapasitas dan kelembagaan, serta pelatihan jurnalis remaja,” terangnya.
Selain launching Sekolah Kopi dan Pasar Kopen juga dilakukan pengukuhan Tim Relawan Gemawang Peduli masa bakti 2021-2026 oleh Bupati. Tim Relawan ini bertugas mengkoordinasikan dan melaksanakan pencegahan mitigasi dan kesiapsiagaan pada pra bencana, pada tanggap darurat serta pada pasca bencana. (Cakram)
