Pemkot Yogyakarta Lakukan Pembinaan dan Penerbitan Pedagang Daging Guna Menjamin Mutu Daging di Pasaran

“Pada tahun mendatang kegiatan ini akan kami lakukan secara lebih intensif dan terukur agar hasil pembinaan yang dilakukan bisa dievaluasi dan tidak sekedar kegiatan menjelang peringatan hari raya atau hari libur nasional,” urai Imam.

Imam juga menyampaikan pada para pedagang agar menjaga kepercayaan konsumen/masyarakat dengan cara menjual daging yang sesuai standar mutu dan perizinan. Apabila konsumen percaya dengan produk yang kita jual maka ia akan datang lagi untuk berbelanja namun bila konsumen kecewa terhadap mutu dan kelayakan daging yang dibelinya maka ia akan komplain, tidak akan beli lagi dan bercerita ke banyak orang, hal itu tentu merugikan pedagang karena bisa dipastikan ke depannya akan kehilangan banyak konsumen yang bisa berujung bangkrut usahanya.

Dengan kata lain Imam menandaskan tertib perizinan dan menjaga mutu daging akan menjadikan usaha langgeng dan berkelanjutan. Nah kalau usaha langgeng dan berkelanjutan maka yang paling diuntungkan adalah pedagang itu sendiri. (Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *