Meski demikian, masih ada beberapa warga yang memanfaatkan Jalan Inpeksi untuk dijadikan lahan parkir lantaran lebih dekat dengan pintu masuk menuju Lawang Sewu. Bahkan wisatawan yang hendak masuk ke Lawang Sewu dan memarkir akan kendaraannya di pinggir Kali Semarang itu rela bayar lebih mahal.
Padahal, kata Danang, Pemerintah Kota Semarang telah menyediakan kantong parkir untuk wisatawan yang hendak masuk ke Lawang sewu, yakni di Jalan Simpang yang memang bekerja sama dengan pihak ketiga.
Tujuannya agar wisatawan bisa membayar biaya parkir sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Pasalnya ada laporan yang masuk jika sebuah bus wisatawan yang berhenti dan menurunkan penumpang di depan Lawang Sewu dikenakan tarif Rp 100 ribu.
“Kita himbau wisatawan atau bus wisata untuk masuk di tempat yang sudah disediakan. Bisa di Museum Mandala Bhakti ataupun kantong parkir di sisi selatan DP mall. Didepan Lawang Sewu padahal sudah kita pasangi tanda dilarang berhenti,” jelas Danang.
