UNGARAN, Cakram.net – Munculnya fenomena “Night Ride” motor atau komunitas motor yang dilakukan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Semarang membuat kalangan pendidik merasa prihatin. Karena mereka sering melakukan aktivitas di malam hari selama pandemi Covid-19 dan dikhawatirkan memicu persoalan di masyarakat.
Komunitas tersebut berisi siswa SMP yang ada di Ungaran, Bergas, Bawen, Ambarawa dan kecamatan lain sekitarnya. Selain ngumpul nongkrong, mereka juga melakukan atraksi freestyle motor dan balap liar di jalan raya. Bahkan sudah ada siswa salah satu SMP di Ungaran menjadi korban kecelakaan di jalan raya.
“Fenomena Night Ride sudah muncul di wilayah Ungaran dan sekitarnya dua bulan ini. Ini perlu penanganan serius,” ungkap Plt Kepala Sekolah SMPN 1 Bergas, Kabupaten Semarang, Sarbun Hadi Sugiarto, Senin 28 Maret 2022.
Sarbun menengarai, munculnya fenomena tersebut karena longgarnya pengawasan di lingkungan keluarga. Sehingga ketika kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa di sekolah belum normal 100 persen memicu para remaja yang masih duduk di bangku SMP tersebut melakukan aktivitas di luar rumah pada malam hari hingga dini hari.
