Sementara dalam penyampaian LKPJ, Ganjar mengatakan pertumbuhan ekonomi Jateng tahun 2021 mencapai 3,32 persen. Angka ini, lanjut Ganjar, mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2020 yang mengalami kontraksi sebesar -2,65 persen.
“Peningkatan pertumbuhan di Jawa Tengah tahun 2021, tidak lepas dari program-program pemulihan ekonomi yang dilakukan, baik di sektor sosial seperti pembagian bansos, maupun di sektor industri seperti bantuan UMKM,” ucap Ganjar.
Selain itu, Ganjar juga menyampaikan pertumbuhan ekonomi Jateng di beberapa sektor menunjukkan arah perbaikan kembali ke kondisi normal. Tertinggi adalah kontribusi dari sektor Konstruksi yang mencapai 7,37 persen dibandingkan tahun 2020 yang kontraksi sebesar -3,76 persen.
Sektor lain, kata Ganjar, juga turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Jateng. Yakni sektor Informasi dan Komunikasi yang tumbuh mencapai 6,04 persen serta Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 5,95 persen. Adapun kenaikan pertumbuhan paling signifikan, lanjut Ganjar, terjadi pada sektor-sektor kritikal.
