UNGARAN, Cakram.net – Perum Jasa Tirta I mendorong proses pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Waduk Gajahmungkur Kabupaten Wonogiri dan Waduk Kedungombo Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Saat ini Perum Jasa Tirta 1 tengah mematangkan perizinan dan persyaratan bersama PT Indonesia Power yang merupakan anak perusahaan PT PLN (Persero).
“Perum Jasa Tirta 1 bersama PT Indonesia Power menyiapkan PLTS terapung di Waduk Gajahmungkur Wonogiri dan Waduk Kedungombo Boyolali. Harapannya bisa terealisasi sebelum 2024 di Jawa Tengah, apakah di Waduk Kedungombo terlebih dahulu atau Waduk Gajahmungkur,” kata Direktur Utama (Dirut) Perum Jasa Tirta I, Raymond Valiant Ruritan di Bawen, Kabupaten Semarang, baru-baru ini.
Raymond mengatakan, pembangunan PLTS bagian pemanfaatan sumber energi baru terbarukan (EBT). Menurutnya, pemanfataan EBT tersebut untuk menjamin ketahanan energi di masa yang akan datang.
“Mungkin hari ini belum terasa, karena masyarakat masih menggunakan listrik yang disubsidi Pemerintah. Namun 10 tahun ke depan saat cadangan migas nasional dan cadangan batubara sudah menipis , otomatis EBT menjadi sumber energi yang sangat penting. Saya senang Jawa Tengah menjadi tempat di mana kami bersama PT Indonesia Power menawarkan PLTS terapung ini,” ungkapnya.
Raymond mengungkapknan, untuk PLTS di Waduk Gajahmungkur memiliki kapasitas mencapai 100 MegaWatt (MW) di siang hari. Sedangkan PLTS di Waduk Kedungombo bisa mencapai 175 MW pada siang hari.
