Raymond menambahkan, rencana pembangunan PLTS di Jawa Tengah sedang diurus perizinan dan persyaratan lainnya karena sudah ada MoU dengan PT Indonesia Power. Manajemen Indonesia Power sudah sepakat untuk digarap bersama, dan Perum jasa Tirta I menjadi mandatory partners.
“Saat ini PT PLN sedang mengkaji kembali approval (persetujuannya) untuk PLTS Waduk Kedungombo, sedangkan di Waduk Gajahmungkur sudah ada detil desainnya dan sudah proses. Begitu nanti Wonogiri mandatory partners selesai, ada persetujuan PLN maka akan dilakukan tender untuk mencari mitra, karena biayanya sekitar Rp 1,2 triliun hingga Rp1,5 triliun,” imbuhnya. (dhi)
