Lebih jauh, Wagub Taj Yasin meminta agar organisasi wanita di Jateng bisa semakin maju dan kian gencar mengatasi persoalan pada isu perempuan. Beberapa masalah seperti, kemiskinan, stunting, pernikahan anak, perlu dikeroyok secara bersama-sama. Agar bisa segera diatasi secara optimal.
Wagub juga mengajak organisasi perempuan untuk menyoroti masalah seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta angka perceraian.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi perempuan, khususnya GWS, yang mengajak ibu-ibu bangsa untuk sejahtera, untuk mandiri. Tentu isu-isu strategis terkait perempuan ini benar-benar menjadi perhatian di pemerintahan,” imbuhnya.
Dalam acara tersebut, Wagub Taj Yasin berkesempatan membuka lomba busana batik nasional modifikasi se-Jateng oleh DPW GWS Jateng. Diketahui sebanyak 17 DPC GWS di Jawa Tengah terlibat sebagai peserta lomba fashion show dengan kategori ibu-ibu dan remaja. (rls)
