Inilah Daftar Peristiwa Penting Dunia di Tanggal 30 Agustus

KRONIK, Cakram.net – Hari ini Rabu 30 Agustus 2023. Melansir dari ensiklopedia bebas Wikipedia, beberapa peristiwa penting terjadi pada hari ke-242 (hari ke-243 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian ini. Berikut catatannya:

Tahun 1666 – Arung Palakka tiba di Padang bersama Kapten Joncker. Ini adalah medan pembuktian bagi Arung Palakka agar Kompeni semakin yakin bahwa dirinya bisa diandalkan. Arung Palakka adalah bangsawan Bone yang terlibat konflik peperangan dengan kerajaan Gowa. Nama Arung Palakka terdapat pada sebuah Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), berisikan data sejarah tentang Batavia pada masa silam dengan sejarah yang kelam. Berbagai referensi itu menyimpan sekelumit kisah tentang pria yang patungnya dipahat dan berdiri gagah di tengah Kota Watampone.

Tahun 1918 – Lenin ditembak oleh Fanya Kaplan, seorang revolusioner. Lenin selamat tetapi kesehatannya menjadi menurun. Vladimir Ilyich Ulyanov, yang lebih dikenal dengan julukan Lenin adalah seorang tokoh revolusioner komunis, politikus, dan teoretikus politik berkebangsaan Rusia. Ia menjabat sebagai kepala pemerintahan Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia (RSFS Rusia) dari tahun 1917 hingga kematiannya dan juga sebagai kepala pemerintahan Uni Soviet dari tahun 1922 hingga akhir hayatnya. Lenin berhaluan politik Marxis dan telah ikut menyumbangkan gagasan politiknya dalam pemikiran Marxis yang disebut sebagai Leninisme. Gagasannya itu bila digabung dengan teori ekonomi Marx dikenal dengan sebutan Marxisme–Leninisme.

Tahun 1933 – Air France didirikan. Air France adalah maskapai nasional terbesar di Prancis. Sejak awal pendiriannya pada tahun 1933, maskapai ini telah berkembang sebagai maskapai terbesar dunia yang didukung oleh pengembangan ekonomi Prancis yang menghubungkan daerah jajahan di Afrika, Karibia & Kepulauan Polinesia di Pasifik. Penggabungan dengan KLM Royal Dutch Airlines pada tahun 2004 membuat kehadirannya di Eropa dan dunia menjadi lebih komprehensif. Seperti kebanyakan perusahaan lain, meskipun terkena pukulan resesi ekonomi, memaksa manajemenuntuk melakukan evaluasi ulang usai menghadapi resesi yang melanda Air France. Perusahaan telah meluncurkan Program “Trasformasi 2015” yang nantinya bisa meningkatkan keuntungan yang penuh dan pemenuhan kebutuhan penumpang dalam penerbangan.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *