Dari luasan yang ada itu tersebar di wilayah Kecamatan Salaman, Borobudur, Sawangan, Candimulyo, Tempuran Kajoran,Secang Tegalrejo, Pakis dan Grabag.
Menurut Ade, kapulaga memiliki bagian penting dalam sejarah panjang penjajahan di Indonesia. Kapulaga menjadi rempah berharga yang telah diperdagangkan sejak ribuan tahun yang lalu.
Saat ini, jelas Ade, kapulaga asal Kabupaten Magelang menjadi salah satu tanaman empon empon yang diminati oleh para investor dan eksportir di beberapa daerah. Khusus di Kabupaten Magelang terdapat Packing House (rumah pengemasan) yaitu Kapulaga Jaya Mandiri yang rutin mengirim (eksport) ke negara Cina.
Untuk mendukung mata rantai produksi kapulaga, Distanpan Kabupaten Magelang mendorong para petani menambah luasan tanam untuk meningkatkan produksi kapulaga serta berkoordinasi dengan Kementrian Pertanian untuk mencapai peluang tersebut.
“Mudah mudahan dengan adanya Packing House yang ada di Kabupaten Magelang dapat meningkatkan minat petani untuk memperluas tanaman ini,,” papar Ade.
