Jelang Iduladha, Stok Elpiji 3 Kg Aman

“Secara data suplai tidak ada pengurangan, jumlahnya tetap sehingga tidak dimungkinkan terjadi kelangkaan. Ini dimungkinkan karena volume penggunaan masyarakat lebih tinggi, sedangkan waktu distribusi ini konstan atau tetap. Hal inilah yang membuat masyarakat mungkin merasa langka,” ungkapnya.

Selain itu, imbuhnya, jumlah pangkalan di wilayah Pekalongan Timur lebih banyak daripada Pekalongan Selatan.

Kata Supriono, pihaknya juga memastikan pasokan gas untuk Kota Pekalongan tidak didistribusikan ke luar daerah. Pembatasan dilakukan dengan cara penambahan ciri fisik tabung gas, yakni tabung gas untuk Kota Pekalongan memiliki tutup berwarna merah muda.

“Pangkalan atau agen tidak berani ambil risiko dengan melakukan penjualan untuk luar kota karena sanksinya berat, kerja samanya akan langsung diputus,” tandasnya.

Lebih lanjut, setiap pangkalan wajib menjual gas melon sebanyak 80 persen dari stok total, sementara 20 persennya diperuntukkan pengecer.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *