Senada, Kepala Diskominfo Kabupaten Tegal, Nurhayati menjelaskan peran penting CSIRT dalam upaya penanganan insiden keamanan siber.
“Tim ini bertujuan untuk melindungi aset penting instansi, meminimalkan dampak kerugian, serta melakukan penyelidikan komprehensif terhadap insiden siber yang terjadi di lingkungan pemerintahan,” jelas Nurhayati.
Ditambahkan, pihakya bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam melaksanakan Bimtek Kesiapsiagaan Insiden Siber atau Cyber Drill. Beberapa materi yang disampaikan oleh narasumber dari BSSN dalah Penanganan Insiden Siber, Penanganan Insiden Penyisipan Situs Judi Online, Penanganan Insiden Penyisipan Situs Judi Online.
Nurhayati berharap semangat kolaborasi dan kesiapan menghadapi insiden siber akan terus tumbuh guna menjaga aset vital Pemerintah Daerah Kabupaten Tegal. melalui langkah-langkah proaktif ini, Kabupaten Tegal diharapkan dapat menjadi contoh dalam penerapan keamanan siber yang efektif dan tangguh, sehingga dapat menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintah. (*)
