“Saya yakin dan percaya kegiatan ini kedepannya dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, khususnya dalam perkembangan produk IKM Kota Yogyakarta,” imbuhnya.
Saat ditemui, Kepala UPT Logam Nafiul Minan, optimis produk yang dihasilkan akan laris dipasaran. “Semoga IKM kami bisa berinovasi dan kami adaptif dengan permintaan konsumen,” katanya.
Selain mendapatkan kritikan dan masukan mengenai desain, berat, kegunaan, keawetan, serta material pada produk yang diperlihatkan dalam sebuah kegiatan ‘demo masak’, Nafiul berharap kedepannya bisa memenuhi permintaan konsumen.
Pihaknya menyebutkan, selama ini produk UPT Logam di pasaran masih banyak yang belum diketahui produsen. Produk mereka disetorkan melalui beberapa tahapan mulai dari penyetoran ke bayern – distributor – retailer baru ke konsumen.
“Dengan kegiatan ini kita bisa mengetahui secara langsung kebutuhan pasar. Supaya IKM tau voice of customer nya. Terutama pada personal seperti chef. Kita bisa mendesain dengan mudah, dan IKM bisa memanufakturnya,” ungkapnya. (*)
