Jelang Lebaran Permintaan Kue Ampyang Meningkat

MAGELANG, Cakram.net – Bulan Ramadan tahun ini membawa berkah tersendiri bagi Ita Syarifah, warga Desa Paremono, Kecamatan Mungkid, Kabupaten  Magelang. Sebab permintaan kue Sarita Ampyang yang diproduksinya mengalami peningkatan signifikan dibanding hari biasa.

“Bulan puasa ini, sementara order yang sudah masuk sebanyak 800 kilogram, jumlah ini sangat besar dibanding hari biasa,” kata pemilik merek Sarita Ampyang, Ita Sarifah, dilansir dari magelangkab.go.id, Senin 10 Maret 2025.

Kue ampyang asal Desa Paremono, Kecamatan Mungkid, Magelang tersebut, tetap eksis dan  bertahan di tengah gempuran industri makanan olahan modern. Namun di momen menjelang Idul Fitri 2025, produsen camilan berbahan kacang, gula merah, dan jahe itu pun banjir pesanan.

Menurut Ita, pangilannya, permintaan kue ampyang tidak hanya datang dari Kabupaten Magelang, tetapi juga dari luar daerah seperti Parakan, Ngadirejo Kabupaten Temanggung, ada juga datang dari Kabupaten Wonosobo, Semarang, Kudus bahkan Yogyakarta.

Bahan baku membuat kue ampyang, kacangnya didatangkan dari Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta. Sedangkan gula Jawa diperoleh dari Kabupaten Purworejo.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *