Catatan Dinkes Jateng, hingga November 2024, temuan aktual TBC di lapangan mencapai 76 ribu kasus.
“Ini kan langsung ada rontgen, kemudian mengisi kuesioner, kalau terkena TB kita obati, kalau kontak erat kita kasih obat pencegah. Harapannya berkelanjutan bagus kok (Speling),” imbuhnya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, Speling bertujuan memberi layanan kesehatan pada masyarakat secara paripurna. Harapannya, program itu dapat meningkatkan kesehatan dan mutu hidup wong Jateng di 35 kabupaten/kota.
“Jadi pelayanannya dengan mendekatkan layanan puskesmas keliling, spesialisnya yang kita bawa ke sini. Di desa-desa yang memerlukan dokter spesialis yang akan kita sisir dengan mobil speling, dan melakukan pemeriksaan gratis,” tuturnya.
Luthfi mengatakan, selain pemeriksaan tuberculosis, program itu juga memeriksa beberapa penyakit lain. Seperti, pemeriksaan kanker serviks, pemeriksaan kesehatan jiwa, pemeriksaan ibu hamil, hingga kusta.
