Bidik Kelas Menengah ke Atas, Petani di Ngablak Tanam Sayuran Premium

MAGELANG, Cakram.net – Menyasar peluang pasar kelas menengah, petani di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, membudidayakan bit merah. Memenuhi kebutuhan supermarket dan pasar modern.

Ketua Kelompok Tani Mutiara Organik, Eko Manunggal mengatakan, membudidayakan bit merah lebih menguntungkan dibanding jenis tanaman hortikultura lainnya.  Selain perawatan tanaman relatif mudah, harga jual bit merah atau beetroot cenderung lebih stabil. Harga jual bit merah di situs jual beli online saat ini berkisar Rp6.000 hingga Rp12.000 per kilogram.

“Secara umum harga sayuran di pasar lokal, fluktuatif. Sayuran umum tidak bisa (lebih sulit) masuk ke supermarket. Seperti kubis, sawi yang ditanam rata-rata oleh para petani konvensional,” kata Eko, dilansir dari jatengprov.go.id, Kamis 10 April 2024.

Menyiasati kondisi tersebut, Eko bersama sekitar 20 anggota Kelompok Tani Mutiara Organik memilih menanam sayuran jenis nonlokal. Selain bit merah, mereka menanam bayam Jepang (horenso), letucce romain, dan kale.

Sayuran hasil panen biasanya dijual melalui perusahaan penyuplai kebutuhan supermarket di Malang dan Surabaya. Kelompok Tani Mutiara Organik juga meluaskan jaringan pemasaran hingga ke Sumatera.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *