GROBOGAN, Cakram.net – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong peningkatan produksi kedelai lokal, termasuk varietas kedelai Grobogan. Apalagi, dibanding kedelai impor, kedelai lokal memiliki kandungan protein lebih tinggi, dan lebih sehat karena fresh.
Seiring dengan harga jual yang membaik, para petani kini bersemangat menanam komoditas kedelai lokal.
Seperti yang diungkapkan oleh petani asal Desa Pojok, Kecamatan Pulokulon-Grobogan Bisri Mustofa. Ia mengatakan, kebiasaan menanam kedelai di lahan sudah mendarah daging di wilayah tersebut. Akan tetapi, minat petani bertanam kedelai naik turun, seiring dengan fluktuasi harga kedelai.
Menurutnya, harga kedelai sempat anjlok di bawah Rp6.000 per kilogram pada 2017-2019 lalu.
“Tahun itu sempat kendho (berkurang) untuk menanam kedelai, karena musim dan harganya tidak mendukung. Namun kini, harga per kilogram sampai Rp10 ribu,” ujar Bisri, dillansir dari jatengprov.go.id, Jumat 7 Oktober 2022.
