YOGYAKARTA, Cakram.net – Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen menggunakan produk lokal usaha mikro kecil menengah (UMKM) masyarakat dalam belanja daerah. Hal itu dibuktikan dengan pelibatan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa Pemkot Yogyakarta. Para pelaku UMKM didorong untuk memanfaatkan peluang itu dengan menjadi penyedia barang dan jasa dalam e-katalog lokal.
Menurut Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Yogyakarta, Kadri Renggono pelibatan UMKM atau produk lokal dalam e-katalog sudah mulai berjalan dan terus didorong agar semakin banyak. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkot Yogyakarta sudah diminta agar mendata penyedia barang dan jasa apa saja yang dimasukan dalam e-katalog.
“Sekarang sudah mulai. Tapi apakah sudah cukup banyak teman-teman UMKM yang masuk di e-katalog lokal, ini yang masih proses. UMKM kita dorong, diberi keleluasaan untuk sama-sama menikmati “kue” APBD,” kata Kadri, dilansir dari warta.jogjakota.go.id, Senin 2 Januari 2023.
Dia menyatakan sekarang pemerintah daerah harus membentuk tim yang memperhatikan UMKM. Oleh sebab diberikan peluang bagi pelaku UMKM dengan menjadi penyedia barang dan jasa pada e-katalog lokal. Jenis maupun bidang produk barang dan jasa yang bisa masuk e-katalog sesuai dengan kebutuhan OPD di Pemkot Yogyakarta
“Boleh apa saja. Masing-masing OPD apa yang dibutuhkan, punya peluang bagi UMKM. Macam-macam, bisa makan minum, alat tulis kantor, fesyen, jasa pemeliharaan, penyediaan jasa keamanan, jasa kebersihan dan sebagainya,” terangnya.
