Dari situlah ide-ide terus muncul dan uniknya semua produk langsung didesain oleh Deddi sendiri sehingga bisa disebut produk original hasil karyanya “Dari situ kami mencoba mempelajari karakter menjalankan bisnis dan permintaan luar biasa,” jelasnya.
Bisnis ini sudah dijalankan semenjak tahun 2003 dan hampir 90 persen pasar Palem Craft berada di pasar ekspor. Produknya kini sudah diekspor di berbagai belahan Eropa seperti Spanyol, Prancis, Belanda, Belgia bahkan juga merambah ke Amerika, Korea dan Yunani.
“Pasar terbesar kita ekspor bisa mencapai 5 kontainer per bulannya yang tersebar di Eropa, Amerika, Korea dan yang terakhir di Yunani. Untuk Indonesia sendiri kami secara rutin kirim ke hotel dan resort yang ada di Bali,” ujar Deddy.
Menurutnya, banyaknya konsumen internasional yang membeli produknya karena mereka merasa produk Pakem Craft memiliki keunikan dan memenuhi green product atau pembuatan secara alami tidak menggunakan bahan kimia.
Dalam proses pembuatannya Deddy menggunakan teknik press. Dimana cara pembuatannya yang khusus melalui uji bahan yang khusus dengan memilih pelepah pisang yang kuat sehingga saat dipress tidak gampang putus seratnya.
