PEKALONGAN, Cakram.net – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menangani bencana banjir yang melanda Kota dan Kabupaten Pekalongan. Upaya yang dilakukan mulai pengerahan belasan unit pompa air, hingga penyaluran bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah kepada warga terdampak.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menginstruksikan jajaran terkait, untuk secepat mungkin melakukan penanganan secara terpadu. “Apa yang diperlukan pengungsi, segera tangani,” ujar Luthfi, dilansir dari jatengprov.go.id, Rabu 11 Februari 2026.
Ditegaskan, melalui koordinasi jajaran Pemprov Jawa Tengah, pemerintah daerah, serta instansi terkait. Dia menginstruksikan agar seluruh langkah penanganan darurat dilakukan secara terpadu dan tepat sasaran.
Pemerintah provinsi telah mengerahkan dukungan logistik, bantuan kebutuhan dasar, serta penguatan penanganan dampak banjir bagi warga terdampak. Pemerintah berkomitmen terus hadir mendampingi masyarakat Pekalongan, memastikan keselamatan warga, dan mengawal proses pemulihan hingga kondisi kembali normal.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catur Penanggungan, mengungkapkan, bantuan pertama dilakukan pada 7 Januari 2026, yakni senilai Rp169.731.854 untuk Kota Pekalongan dan senilai Rp182.236.270 untuk Kabupaten Pekalongan. Bantuan yang disalurkan saat itu total Rp359.395.578
